摘要:Nusa Penida merupakan kecamatan di dareah pesisir di Kabupaten Klungkung Bali yang banyak dikunjungi wisatawan nasional maupun internasional dan terkenal dengan mata pencahariannya berupa budi daya rumput laut dan kerajinan kain rangrang. Penelitian ini bertujuan menciptakan sebuah tarian yang mengangkat potensi SDA rumput laut dan kerajinan kain rangrang di Desa Nusa Penida Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung Bali sebagai upaya pengembangan atraksi wisata di desa tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode penciptaan tari ini dilakukan melaui tahapan eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Dalam proses penciptaannya melibatkan publik sebagai penilai untuk penyempurnaan karya yang dilakukan melalui FGD dan pementasan. Hasil penelitian menunjukkan tercipta sebuah tari pesisir yang berdurasi 8.14 menit, diberi judul Tari Gulma Penida. Tarian ini dibawakan oleh 4 orang penari laki-laki dan perempuan sebagai penggambaran petani rumput laut di Desa Nusa Penida. Pada tarian ini ditampilkan kisah keseharian petani rumput laut dalam melakoni aktifitasnya mulai dari bangun pagi, pergi kelaut, menanam, merawat, memanen, dan membawa pulang hasil panennya dan menikmati kegembiraan atas berkah yang dilimpahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Kain rangrang dalam penciptaan tari ini digunakan sebagai kostum untuk menggambarkan potensi sumber daya yang ada di Nusa Penida.