摘要:Kondisi lingkungan yang bersifat heterogen terkadang menghambat mahasiswa perantauan untuk mencapai aktualisasi diri. Salah satu indikator dalam mencapai aktualisasi diri ialah memberikan apresiasi dan pemaknaan arti hidup yang dapat diprediksikan oleh rasa bersyukur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan rasa bersyukur dengan aktualisasi diri pada mahasiswa perantuan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Subjek penelitian diambil dengan teknik incidental sampling dan didapatkan sebanyak 104 mahasiswa perantauan yang berada di salah satu Universitas di Kota Palembang. Instrumen penelitian menggunakan Self-Actualization Activity Inventory (SAAI) dan The Inventory of Undergraduates Gratitude (IUG). Hasil pengujian data dengan menunjukan bahwa ada hubungan positif antara kebersyukuran dengan aktualisasi diri pada mahasiswa perantauan (r= 0,460; p= 0,000). Temuan ini menjelaskan bahwa dalam mencapai aktualisasi diri memerlukan penghargaan terhadap kehidupan dan pengalaman.