摘要:Fenomena praksis pendidikan di Indonesia telah menarik perhatian berbagai pihak, terutama terkait dengan implementasi kurikulum dan kualitas kinerja guru tidak terkecuali kurikulum dan kualitas kinerja guru seni budaya (seni rupa). In-service training yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas kinerja guru, ternyata belum mampu menjawab harapan; terbukti ketika perubahan kurikulum dilaksanakan, kinerja guru pun belum menunjukkan perubahan dan cenderung induring pattern. Oleh karena itu, perlu perubahan model kurikulum pendidikan guru seni rupa yang nota bene diimplementasikan pada pre-service training guru seni. Consecutive Curriculum Models dipilih menjadi alternatif pengembangan kurikulum pendidikan guru seni rupa, karena model kurikulum ini diharapkan mampu mengaktualisasikan pengembangan dan peningkatan kualitas akademik dan profesionalitas guru melalui pre-service training, sehingga guru seni rupa yang dihasilkan mempunyai kompetensi guru yang memadai.
关键词:kurikulum;
pendidikan guru seni rupa;
kompetensi guru;
Consecutive Curriculum
Models;