摘要:Pengembangan kreativitas anak harus dijadikan skala prioritas pendidikan. Realitas penyelenggaraan pendidikan di negeri ini belum menunjukkan upaya pengembangan kreativitas anak. Fenomena tersebut berimplikasi pada penyelenggaraan pembelajaran, terutama Seni Budaya di SMP, sehingga anak tidak memperoleh pengalaman kreatif yang bermakna. Penelitian ini mengkaji implementasi papan berpaku (geoboard) dalam pembelajaran menggambar motif, ragam papan berpaku, dan kreativitas anak dalam menggambar motif dengan media papan berpaku. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan subjek anak usia SMP di Daerah Tingkat II Kabupaten Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian digunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra penggunaan papan berpaku, anak kesulitan menggambar motif dalam proses berkarya berulang menghapus pekerjaannya atau berganti kertas. Setelah digunakan papan berpaku anak sangat antusias mencoba dan bereksplorasi dengan berbagai gambar motif dan menghasilkan karya yang kreatif dan excellent. Manfaat penelitian ini bagi guru dapat dijadikan refleksi dan sekaligus masukan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Bagi para pengelola sekolah dapat dijadikan sebagai bahan pembinaan guru dalam mengembangkan .media pembelajaran. Bagi peserta didik dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media belajar kreatif.