摘要:Penelitian ini bertujuan membandingkan ketersediaan pelayanan dan daya layan fasilitas pelayanan publik di daerah otonom baru Kecamatan Siwalan dengan daerah induk Kecamatan Sragi serta mengkaji tingkat aksesibilitas masyarakat Sragi dan Siwalan terhadap fasilitas pelayanan publik pasca pemekaran kecamatan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survai. Objek dalam penelitian ini yaitu ketersediaan pelayanan publik dan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan tersebut. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Guttman Scalling Methods, A range of good and threshold dari Christaller dan acuan pembanding SNI 03-1733-2004, rumus Gravitasi, serta aturan Sturgess. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesenjangan ketersediaan fasilitas, daya layan fasilitas, dan aksesibilitas terhadap pelayanan publik, dimana Kecamatan Sragi lebih baik dibandingkan dengan Kecamatan Siwalan.
关键词:Public Service; Availability Evaluation; and Service Accessibility