摘要:Globalisasi di satu sisi telah mengurangi secara signifikan peran tradisional negara dalam tingkat internasional, sementara di sisi lain memperkuat posisi aktor transnasional baru seperti organisasi internasional, MNC, dan masyarakat. Pada level domestik di banyak negara demokratis, hal ini merubah kualitas demokrasi yang kebijakannya tidak lagi berdasarkan kepentingan rakyat, namun unruk menjaga penetrasi kerjasama global. Artikel ini mencoba menjelaskan bagaimana keputusan tersebut tidak mengakomodasi rakyat sebagai mayoritas namun hanya melayani kepentingan elit lokal yang berkuasa dan borjuasi transnasional. Demokrasi yang secara ideal harus mampu memastikan partisipasi rakyat dalam proses pengambilan kepurusan, tampaknya telah dimanipulasi oleh sekelompok elit minoritas.
其他摘要:Globalization on the one hand has reduced significantly the traditional roles of the state in the international level, while on the other hand it strengthened the positions of new transnational actors such as international organization, MNC, and society.
关键词:globalisasi;demokrasi poliarki;integrasi ekonomi