期刊名称:Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
印刷版ISSN:2089-0338
电子版ISSN:2502-7921
出版年度:2021
卷号:10
期号:2
页码:177-192
DOI:10.33007/ska.v10i2.2423
出版社:Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
摘要:Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menginisiasi program jogo tonggo untuk mengatasi peningkatan penyebaran covid-19 dan masa sulit akibat pandemi covid-19. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan solidaritas masyarakat di era pandemi covid-19 melalui program jogo tonggo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dengan wawancara semi terstruktur kepada informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan di Desa Krandegan, Desa Sumbersari, dan Kelurahan Katerban Kabupaten Purworejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kasus positif virus corona di Purworejo mengalami peningkatan tiap hari dan didominasi oleh kasus positif tanpa gejala. Penelitian menunjukkan bahwa program jogo tonggo yang diimplementasi di Purworejo berjalan baik dengan menyesuaikan nilai gotong royong di lingkungan masyarakat. Program jogo tonggo terbukti memberdayakan modal sosial, meningkatkan fungsi sosial masyarakat sebagai makhluk sosial yang saling membantu, dan meningkatkan solidaritas sosial. Melalui program jogo tonggo, pemerintah terbukti hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi covid-19 dalam pemenuhan kebutuhan material, spiritual dan sosial. Pemerintah perlu menguatkan program dengan kegiatan penyuluhan, bimbingan, sosialisasi dan edukasi yang melibatkan seluruh unsur masyarakat. Selain itu perlu juga memperhatikan kondisi kebutuhan tiap masyarakat agar tujuan dan esensi program benar-benar tercapai.
其他摘要:This paper examined the Jogo Tonggo policy issued by the Central Java Provincial Government in the face of the Covid-19 pandemic. Methodology: This research is a qualitative descriptive, data were collected by in-depth interviews with respondents who were selected by snowball sampling. The research was conducted in Purworejo Regency. Result: The Covid-19 pandemic changed the pattern of relations between communities through the local (village) self-contained quarantine that was enforced in villages. Several village-level social activities were canceled to avoid crowds. Jogo tonggo begins with the provision of PPE and disinfectant equipment. Community solidarity with neighbors is established as usual, even better, for example helping neighbors who must self-quarantine. The form of solidarity that is carried out is by taking turns providing foodstuffs for 14 days of quarantine with a varied menu managed by the PKK or Dasawisma group. The community also routinely works together in spraying disinfectants, guarding the entrance portal which is managed in rotation. Recommendation: This movement needs to be continuously advocated so that people who are getting fed up with pandemic conditions remain vigilant and do not ignore health protocols. It is also necessary to think about a stimulus for villages to assist with foodstuffs, medical devices and internet quota packages for school children.
关键词:pandemi covid-19; solidaritas; jogo tonggo; dan gotong royong